Tampilkan postingan dengan label hilang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hilang. Tampilkan semua postingan

Feri Tenggelam 24 Maut 280 Masih Hilang

. Rabu, 01 Januari 2014
0 komentar

FILIPINA – Sekurang-kurangnya 24 maut dan lebih 280 hilang selepas feri, MV Thomas Aquinas yang mereka naiki berlanggar dengan sebuah kapal kargo, kira-kira 2 kilometer dari pantai.

Feri membawa 692 penumpang itu berlanggar dengan kapal kargo tersebut, lewat petang semalam, kata pegawai rasmi yang dipetik dari BBC.

“Impaknya sangat kuat,” kata jurucakap bagi pemilik feri tersebut, Rachel Capuno kepada radio tempatan.

Mangsa yang terselamat memberitahu, penumpang lain terjun ke laut apabila feri itu mula tenggelam.

Krew feri tersebut sempat mengedarkan jaket keselamatan kepada penumpang.

Laporan menyebut, sebahagian besar penumpang sedang tidur dan sebahagiannya berusaha mencari jalan keluar dalam gelap.

Salah seorang mangsa yang terselamat, Jerwin Agudong  berkata dirinya dan penumpang lain terjun ke laut demi menyelamatkan diri.

“Ia kelihatan seperti sebahagian penumpang tidak dapat keluar.

“Saya kesian dengan kanak-kanak. Kami nampak mayat-mayat dan ada juga yang sedang diselamatkan,” kata Agudong  memberitahu stesen radio, DZBB.

Menurut laporan berita AFP, feri itu tenggelam dalam tempoh 30 minit.

“Mereka menggunakan lampu mencari untuk mengesan mangsa dalam air tapi ada kemungkinan terlepas pandang apa-apa yang terapung di lautan,” kata pegawai rasmi di ibu pejabat awam kawalan pantai di Manila, Joy Villagas kepada AFP.

Read More..

Inilah Jubah Hilang Buatan Para Ilmuwan

. Sabtu, 23 November 2013
0 komentar
Jubah hilang yang telah lama dikembangkan dan ditunggu-tunggu banyak orang kini telah selesai. Berkat jubah ini, benda akan menghilang dari pandangan kita. Seperti apa?

Perangkat jubah dari bermacam jenis telah ‘didemonstrasikan’ di segala benda, mulai dari jubah musim dingin hingga tank namun hasil saat itu tak memuaskan.

Kini sebuah video menampilkan jubah hilang itu berhasil memukau banyak orang.‘Perangkat jubah’ yang ada memanfaatkan fenomenapembelokan cahaya’ atau lebih dikenal dengan fatamorgana.

Namun jubah baru ini memanfaatkan filament karbon yang dipanaskan dan efek yang timbul dikenal sebagai ‘defleksi fotothermal’. Efek tersebut bekerja dengan ‘membelokkan’ cahaya menjauhi permukaan mata. Hal ini serupa saat udara panas di atas permukaan ‘memantulkan’ gambar berair di langit.

Menurut peneliti dalam jurnal Nanotechnology, nanotuba karbon bisa dipanaskan dengan sangat cepat dan menciptakan ‘gradien panas’ tajam serupa lapiran udara panas di tanah.

“Kemampuan transfer panas yang sangat tinggi dari lembaran nanotuba karbon ini memungkinkan terjadinya modulasi frekuensi tinggi lembar suhu melebihi batas. Alhasil, nanotuba ini bisa digunakan membuat jubah hilang yang bisa dinyalakan tiap saat,” ungkap peneliti di University of Dallas seperti dilaporkan DM.

Nanotuba karbon merupakan karbon buatan tangan yang berbentuk ‘seperti rambut’.

Read More..