Tampilkan postingan dengan label masih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masih. Tampilkan semua postingan
Tujuh hari disembelih ayam ini masih hidup
Label: ayam, disembelih, hari, hidup, ini, masih, tujuhSAMPANG, KerinciGoogle.com, - Ayam jantan milik Sohib Anam (36), warga Jawa Timur, tergolong aneh. Sudah seminggu lehernya disembelih, tapi masih tetap hidup hingga Isnin (14/5/2012).
Ayam itu menurut Sohib, rencananya mau dijadikan makanan hidangan ketika ritual 40 hari kelahiran anaknya yang kedua. Namun, acaranya sudah tetapi ayamnya tidak jadi dihidangkan kerana masih tegap berdiri layaknya ayam yang tidak disembelih. "Saya heran ayam yang satu ini, sebab yang disembelih ada tiga ekor. Dua ayam mati biasa dan yang satu ini meskipun sudah putus tenggorokan
dan saluran pernafasannya tidak mau mati hingga seminggu," terang Sohib.
Ayam berbulu hitam kombinasi merah itu seperti biasa berjalan dan mencari makanan layaknya ayam lainnya. "Kalau makan dan minum itu tetap seperti biasa, tetapi keluar lagi dari tenggorokannya yang terputus itu," imbuh Sohib, keheranan.
Kerana sudah seminggu tidak mati, ayam itu menjadi tontonan warga. Warga yang datang keheranan melihatnya. "Kok bisa hidup, padahal lehernya sudah hampir putus," ungkap Zubairi, warga Jalan Rongtengah.
Menurut kepercayaan beberapa orang, ayam semacam itu memiliki keajaiban tersendiri dan di dalam tubuh ayam terdapat benda berharga semacam batu mustika. "Saya diberi tahu orang yang pernah punya ayam seperti ini yang hendak dijadikan ritual keagamaan. Setelah mati, di dalam perutnya berisi batu mustika," tandas Sohib.
Kerana ada keyakinan semacam itu, Sohib tidak melepas sembarangan ayamnya itu. "Sudah saya kurung tiga hari yang lalu kawatir berjalan ke mana-mana dan ada orang yang berniat jahat mencuri ayam ini," terangnya.
Sohib berharap ayamnya itu cepat mati. Sehingga rasa penasarannya dari beberapa kepercayaan orang itu terjawab. "Saya masih tidak percaya dengan pengalaman orang lain kalau dalam tubuh ayam itu tersimpang benda berharga, sebelum saya membuktikannya sendiri," ujarnya.
Ayam itu menurut Sohib, rencananya mau dijadikan makanan hidangan ketika ritual 40 hari kelahiran anaknya yang kedua. Namun, acaranya sudah tetapi ayamnya tidak jadi dihidangkan kerana masih tegap berdiri layaknya ayam yang tidak disembelih. "Saya heran ayam yang satu ini, sebab yang disembelih ada tiga ekor. Dua ayam mati biasa dan yang satu ini meskipun sudah putus tenggorokan
Ayam berbulu hitam kombinasi merah itu seperti biasa berjalan dan mencari makanan layaknya ayam lainnya. "Kalau makan dan minum itu tetap seperti biasa, tetapi keluar lagi dari tenggorokannya yang terputus itu," imbuh Sohib, keheranan.
Kerana sudah seminggu tidak mati, ayam itu menjadi tontonan warga. Warga yang datang keheranan melihatnya. "Kok bisa hidup, padahal lehernya sudah hampir putus," ungkap Zubairi, warga Jalan Rongtengah.
Menurut kepercayaan beberapa orang, ayam semacam itu memiliki keajaiban tersendiri dan di dalam tubuh ayam terdapat benda berharga semacam batu mustika. "Saya diberi tahu orang yang pernah punya ayam seperti ini yang hendak dijadikan ritual keagamaan. Setelah mati, di dalam perutnya berisi batu mustika," tandas Sohib.
Kerana ada keyakinan semacam itu, Sohib tidak melepas sembarangan ayamnya itu. "Sudah saya kurung tiga hari yang lalu kawatir berjalan ke mana-mana dan ada orang yang berniat jahat mencuri ayam ini," terangnya.
Sohib berharap ayamnya itu cepat mati. Sehingga rasa penasarannya dari beberapa kepercayaan orang itu terjawab. "Saya masih tidak percaya dengan pengalaman orang lain kalau dalam tubuh ayam itu tersimpang benda berharga, sebelum saya membuktikannya sendiri," ujarnya.
Sumber : KOMPAS.com
Feri Tenggelam 24 Maut 280 Masih Hilang
Diposting oleh
Unknown
di
08.30
.
0
komentar

FILIPINA – Sekurang-kurangnya 24 maut dan lebih 280 hilang selepas feri, MV Thomas Aquinas yang mereka naiki berlanggar dengan sebuah kapal kargo, kira-kira 2 kilometer dari pantai.
Feri membawa 692 penumpang itu berlanggar dengan kapal kargo tersebut, lewat petang semalam, kata pegawai rasmi yang dipetik dari BBC.
“Impaknya sangat kuat,” kata jurucakap bagi pemilik feri tersebut, Rachel Capuno kepada radio tempatan.
Mangsa yang terselamat memberitahu, penumpang lain terjun ke laut apabila feri itu mula tenggelam.
Krew feri tersebut sempat mengedarkan jaket keselamatan kepada penumpang.
Laporan menyebut, sebahagian besar penumpang sedang tidur dan sebahagiannya berusaha mencari jalan keluar dalam gelap.
Salah seorang mangsa yang terselamat, Jerwin Agudong berkata dirinya dan penumpang lain terjun ke laut demi menyelamatkan diri.
“Ia kelihatan seperti sebahagian penumpang tidak dapat keluar.
“Saya kesian dengan kanak-kanak. Kami nampak mayat-mayat dan ada juga yang sedang diselamatkan,” kata Agudong memberitahu stesen radio, DZBB.
Menurut laporan berita AFP, feri itu tenggelam dalam tempoh 30 minit.
“Mereka menggunakan lampu mencari untuk mengesan mangsa dalam air tapi ada kemungkinan terlepas pandang apa-apa yang terapung di lautan,” kata pegawai rasmi di ibu pejabat awam kawalan pantai di Manila, Joy Villagas kepada AFP.